BUDIDAYA LELE SANGKURIANG

Budidaya ikan lele sebenarnya tidak memerlukan lahan yang luas. Untuk membesarkan ikan lele sebanyak 1000 ekor hanya membutuhkan lahan dengan ukuran 5×2 meter. * Untuk membuat kolam untuk budidaya ikan lele terdapat dua pilihan, pilihan yang pertama adalah dengan membuat kolam tembok dan pilihan yang kedua adalah membuat kolam dari media terpal. Akan tetapi saya lebih menganjurkan kolam yang terbuat dari terpal karena biaya pembuatanya jauh lebih murah dibandingkan kolam dari tembok, jadi bagi yang berkantong tipis tetap bisa membuat kolam…hehehee. Akan tetapi saya sangat tidak menganjurkan menggunakan kolam tanah, karena kolam tanah lebih rentan terhadap penyakit. Setelah kita mempunyai kolam kita tidak bisa langsung menebar bibit ikan lele pada kolam. Sebelum kita menebar benih kita harus memberi kotoran domba pada kolam, tujuanya adalah untuk menyesuaikan kandungan pH pada air kolam. Dosis pemberian kotoran domba pada air kolam adalah 15 kg kotoran domba untuk ukuran kolam 5×2 meter. Caranya adalah dengan dimasukanya kotoran domba pada karung lalu digantung pada kolam, dan diangkat setelah kurang lebih satu minggu. Tahap berikutnya adalah memberi air kolam dengan HORMON RATU BIOGEN sebelum penebaran benih ikan lele. Dosis pemberian RATU BIOGEN pada air kolam adalah 5cc RATU BIOGEN dicampur air bersih sebanyak 5 liter kemudian diaduk lalu disebarkan pada air kolam. Setelah semuanya siap tebarkan benih ikan lele pada kolam dengan benih ukuran 7-8 cm. Ingat gunakanlah benih yang merata. Untuk pemberian pakan lakukan 3 kali dalam satu hari dan ingat jangan pernah memberi pakan sebelum jam 9 pagi. Tiap satu minggu sekali campur pakan pelet dengan RATU BIOGEN dengan cara disemprot pada pelet lalu diamkan selama 30 menit kemudian berikan pada lele. Dosisnya adalah 2cc/ltr. Tujuanya adalah untuk meningkatkan efisiensi pemanfaatan pakan, mempercepat panen serta meningkatkan hasil secara kuantitas dan kualitas. Kita juga bisa memberi pakan tambahan seperti bangkai ayam,keong,bekicot. Tapi kita harus mengolahnya terlebih dahulu sebelum diberikan pada lele. Sebagai conto, sebelum kita memberikan bangkai ayam pada lele kita harus merebusnya terlebih dahulu kemudian dirajang dan difermentasi. Jangam memberi pakan yang utuh dengan cara digantung karena pemberian pakan tidak merata dan pada ikan lele terdapat hukum rimba siapa yang kuat dia akan menguasi wilayah dan makanan……UNTUK INFORMASI DAN KONSULTASI BISA HUBUNGI SAYA DI HP: 082118299933 ATAU E-mail: shuryana14@ovi.com

Galeri | Pos ini dipublikasikan di Peternakan. Tandai permalink.

2 Balasan ke BUDIDAYA LELE SANGKURIANG

  1. aa kurniawan berkata:

    Alhamdulillah infona ngadidik. hatur nuhunnya. No. HP na aktif teu? upami aktif abdi tiasa sharing atuh

  2. shuryana berkata:

    Ieu no abdi anu aktif 082118299933..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s